an7.51:4.1 Dan bagaimanakah, para bhikkhu, keterlepasan terjadi?
an7.51:4.2 Seorang wanita, para bhikkhu, tidak memperhatikan kewanitaan batinnya—
an7.51:4.3 gerak-gerik kewanitaan, penampilan kewanitaan, cara kewanitaan, keinginan kewanitaan, suara kewanitaan, dan perhiasan kewanitaan.
an7.51:4.4 Ia tidak bergairah terhadap hal itu dan tidak bersenang karenanya.
an7.51:4.5 Karena tidak bergairah dan tidak bersenang terhadap hal itu, ia tidak memperhatikan kejantanan pihak luar—
an7.51:4.6 gerak-gerik kejantanan, penampilan kejantanan, cara kejantanan, keinginan kejantanan, suara kejantanan, dan perhiasan kejantanan.
an7.51:4.7 Ia tidak bergairah terhadap hal itu dan tidak bersenang karenanya.
an7.51:4.8 Karena tidak bergairah dan tidak bersenang terhadap hal itu, ia tidak menginginkan keterikatan dengan pihak luar.
an7.51:4.9 Dan kebahagiaan serta kegembiraan yang muncul akibat keterikatan itu pun tidak ia dambakan.
an7.51:4.10 Para bhikkhu, makhluk-makhluk yang tidak bersenang dalam kewanitaan mereka menjadi terlepas dari pria.
an7.51:4.11 Demikianlah, para bhikkhu, seorang wanita melampaui kewanitaan dirinya.
