Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 7.2
Kenali dunia dalam sutta ini
Dalam sutta pendek ini, Sang Buddha merangkum kualitas-kualitas yang membentuk hubungan harmonis di antara para praktisi. Mari kita renungkan bagaimana kualitas-kualitas ini juga relevan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan tujuh kualitas yang membuat seorang bhikkhu tidak disukai oleh rekan-rekan sebrahmacari, yaitu keinginan akan perolehan materi, penghormatan, dan ketenaran, serta kurangnya rasa malu, takut akan akibat buruk, iri hati, dan kikir. Sebaliknya, tujuh kualitas yang membuat seorang bhikkhu disukai dan dihormati adalah kebalikan dari kualitas-kualitas tersebut: tidak menginginkan perolehan materi, penghormatan, dan ketenaran, memiliki rasa malu, takut akan akibat buruk, tidak iri hati, dan tidak kikir.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Idha, bhikkhave, bhikkhu na lābhakāmo ca hoti, na sakkārakāmo ca hoti, na anavaññattikāmo ca hoti, hirīmā ca hoti, ottappī ca, anissukī ca, amaccharī ca.
Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu tidak menginginkan perolehan materi, tidak menginginkan penghormatan, tidak menginginkan ketenaran, memiliki rasa malu, takut akan akibat buruk, tidak iri hati, dan tidak kikir.
It’s when a mendicant doesn’t desire material things, honor, and status. They have conscience and prudence. They’re not jealous or stingy.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 7.2 · Khotbah tentang Menyenangkan (Ke-2) | Tiga Keranjang