an7.23:8.1 Yāvakīvañca, bhikkhave, bhikkhū paccattaññeva satiṁ upaṭṭhāpessanti: ‘kinti anāgatā ca pesalā sabrahmacārī āgaccheyyuṁ, āgatā ca pesalā sabrahmacārī phāsuṁ vihareyyun’ti; vuddhiyeva, bhikkhave, bhikkhūnaṁ pāṭikaṅkhā, no parihāni.
Sutta Ketujuh tentang Ketidakmunduran (1)
Dalam sutta ini, Sang Buddha memberikan panduan praktis bagi para bhikkhu agar komunitas mereka tetap kuat dan berkembang. Mari kita simak dengan tenang, karena pesan ini juga relevan bagi siapa saja yang ingin menjaga keharmonisan dan kemajuan dalam kehidupan bersama.
Sang Buddha mengajarkan tujuh prinsip yang mencegah kemunduran bagi para bhikkhu. Prinsip-prinsip ini mencakup sering berkumpul, hidup rukun, tidak mengubah aturan, menghormati senior, tidak dikuasai keinginan, menyukai tempat tinggal di hutan, dan menegakkan perhatian. Selama prinsip-prinsip ini dijalankan, para bhikkhu dapat mengharapkan kemajuan, bukan kemunduran.
an7.23:8.1 Yāvakīvañca, bhikkhave, bhikkhū paccattaññeva satiṁ upaṭṭhāpessanti: ‘kinti anāgatā ca pesalā sabrahmacārī āgaccheyyuṁ, āgatā ca pesalā sabrahmacārī phāsuṁ vihareyyun’ti; vuddhiyeva, bhikkhave, bhikkhūnaṁ pāṭikaṅkhā, no parihāni.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.