Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 7.17
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan kualitas batin yang membuat seseorang layak dihormati dan menjadi sumber jasa bagi dunia. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang tujuh jenis individu tersebut.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menyampaikan kepada para bhikkhu tentang tujuh jenis individu yang layak menerima persembahan dan merupakan ladang jasa yang tiada taranya bagi dunia. Ketujuh individu tersebut adalah mereka yang hidup dengan mengamati penderitaan dalam segala bentukan, mempersepsikan penderitaan, mengalami penderitaan, dan senantiasa menerapkan pikiran serta menembusnya dengan kebijaksanaan.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
“Para bhikkhu, tujuh individu ini layak menerima persembahan yang dipersembahkan kepada para dewa, layak menerima keramahan, layak menerima dana keagamaan, layak menerima penghormatan dengan telapak tangan yang ditangkupkan, dan merupakan ladang jasa yang tiada taranya bagi dunia.
“Mendicants, these seven individuals are worthy of offerings dedicated to the gods, worthy of hospitality, worthy of a religious donation, worthy of greeting with cupped palms, and are the supreme field of merit for the world.
Di sini, para bhikkhu, seseorang yang hidup dengan mengamati penderitaan dalam segala bentukan … ”
First, take an individual who meditates observing suffering in all conditions. They perceive suffering and experience suffering. Constantly, continually, and without interruption, they apply the mind and fathom with wisdom. …”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 7.17 · Sutta tentang Mengamati Penderitaan | Tiga Keranjang