Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 7.13
Kenali dunia dalam sutta ini
Dalam sutta pendek ini, Sang Buddha memberikan panduan praktis tentang bagaimana seharusnya sebuah keluarga menerima tamu, khususnya para bhikkhu. Mari kita simak dengan tenang, dan renungkan bagaimana nilai-nilai ini juga relevan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan tujuh faktor yang membuat sebuah keluarga tidak layak dikunjungi oleh para bhikkhu, seperti tidak menyambut dengan ramah, menyembunyikan harta, memberi sedikit meskipun memiliki banyak, memberi barang kasar meskipun memiliki yang halus, dan memberi tanpa hormat. Sebaliknya, tujuh faktor yang membuat keluarga layak dikunjungi adalah kebalikan dari semua itu: menyambut dengan ramah, tidak menyembunyikan harta, memberi sesuai kemampuan, memberi yang terbaik, dan memberi dengan penuh hormat. Khotbah ini menekankan pentingnya sikap hormat dan kemurahan hati dalam menerima tamu, khususnya para praktisi spiritual.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an7.13:1.3 They don’t politely rise, bow, or offer a seat. They hide what they have. Even when they have much they give little. Even when they have fine things they give coarse things. They give carelessly, not carefully.
an7.13:1.4 Visiting a family with these seven factors is not worthwhile, or if you’ve already arrived, sitting down is not worthwhile.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 7.13 · Khotbah tentang Sebuah Keluarga | Tiga Keranjang