‹
AN 6.98

Aniccasutta

Sutta Ketidak-kekalan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 6.98

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana cara kita memandang segala sesuatu yang terbentuk dan berubah. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang pentingnya memahami ketidak-kekalan sebagai langkah awal dalam perjalanan spiritual.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan bahwa mustahil bagi seorang bhikkhu yang masih menganggap segala bentukan (saṅkhāra) sebagai kekal untuk memiliki penerimaan yang sesuai dengan ajaran, memasuki jalan yang benar, atau merealisasi buah kesucian. Sebaliknya, jika ia memandang segala bentukan sebagai tidak kekal, maka hal-hal tersebut menjadi mungkin. Sutta ini menegaskan pentingnya persepsi ketidak-kekalan sebagai fondasi awal menuju pencerahan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an6.98:1.1 “Para bhikkhu, sungguh mustahil bagi seorang bhikkhu yang memandang segala bentukan sebagai kekal untuk memiliki penerimaan yang sesuai dengan ajaran.

an6.98:1.2 ‘Tanpa memiliki penerimaan yang sesuai dengan ajaran, ia akan memasuki jalan yang benar’—ini tidak mungkin terjadi.

an6.98:1.3 ‘Tanpa memasuki jalan yang benar, ia akan merealisasi buah kesucian pemasuk-arus, yang-kembali-sekali, yang-tidak-kembali, atau kesempurnaan’—ini tidak mungkin terjadi.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.