Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 6.63
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini adalah sebuah peta jalan yang sistematis. Mari kita telusuri bagaimana Sang Buddha membedah enam fondasi pengalaman kita—dari kenikmatan indria hingga penderitaan—dengan kerangka yang sama, untuk melihat bagaimana pemahaman yang mendalam menjadi kunci pembebasan.
Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan kepada para bhikkhu tentang 'penjelasan Dhamma yang menembus' (nibbedhikapariyāya). Beliau menguraikan enam hal mendasar—kenikmatan indria, perasaan, persepsi, noda batin, perbuatan, dan penderitaan—masing-masing dengan enam aspek: harus dipahami, sumbernya, keragamannya, akibatnya, lenyapnya, dan jalan menuju lenyapnya. Penjelasan ini menegaskan bahwa pemahaman mendalam atas keenam hal ini mengarah pada kehidupan spiritual yang menembus, yang berpuncak pada lenyapnya penderitaan.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Ketika, para bhikkhu, seorang siswa mulia memahami penderitaan demikian, memahami sumber munculnya penderitaan demikian, memahami keragaman penderitaan demikian, memahami akibat penderitaan demikian, memahami lenyapnya penderitaan demikian, dan memahami jalan menuju lenyapnya penderitaan demikian, maka ia memahami bahwa kehidupan suci yang menembus ini adalah lenyapnya penderitaan.
When a noble disciple understands suffering in this way … they understand that this penetrative spiritual life is the cessation of suffering.
Para bhikkhu, penderitaan harus dipahami, sumber munculnya penderitaan harus dipahami, keragaman penderitaan harus dipahami, akibat penderitaan harus dipahami, lenyapnya penderitaan harus dipahami, dan jalan menuju lenyapnya penderitaan harus dipahami.
‘Suffering should be known. And its source, diversity, result, cessation, and the practice that leads to its cessation should be known.’
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.