‹
AN 6.5

Paṭhamaājānīyasutta

Kuda Murni (1)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 6.5

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan seekor kuda kerajaan yang unggul untuk menggambarkan kualitas seorang bhikkhu yang sempurna. Mari kita simak bagaimana enam faktor pada kuda tersebut diparalelkan dengan enam kualitas batin pada seorang bhikkhu.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha membuka khotbah dengan perumpamaan tentang kuda jantan murni milik raja yang memiliki enam faktor, termasuk mampu menahan lima rangsangan indra dan memiliki keindahan. Ia kemudian menyamakan hal itu dengan seorang bhikkhu yang memiliki enam kualitas, yaitu mampu menahan lima rangsangan indra dan juga fenomena batin (dhammā), sehingga layak menerima persembahan dan menjadi ladang jasa yang tiada taranya bagi dunia.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an6.5:3.1 Demikian pula, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang memiliki enam kualitas adalah layak menerima persembahan, layak menerima keramahan, layak menerima dana keagamaan, layak menerima penghormatan dengan tangan bersikap añjali, dan merupakan ladang jasa yang tiada taranya bagi dunia.

an6.5:3.3 Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu mampu menahan bentuk-bentuk, mampu menahan suara-suara, mampu menahan bau-bauan, mampu menahan rasa-rasa, mampu menahan sentuhan-sentuhan, dan mampu menahan fenomena-fenomena batin.

an6.5:3.4 Para bhikkhu, seorang bhikkhu yang memiliki enam kualitas ini adalah layak menerima persembahan, layak menerima keramahan, layak menerima dana keagamaan, layak menerima penghormatan dengan tangan bersikap añjali, dan merupakan ladang jasa yang tiada taranya bagi dunia.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.