Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 6.55
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini menawarkan nasihat praktis yang relevan bagi siapa pun yang merasa lelah atau frustrasi dalam usaha spiritual. Melalui dialog hangat antara Buddha dan Soṇa, kita diajak merenungkan pentingnya keseimbangan dalam segala hal, dan bagaimana kebebasan sejati membawa ketenangan yang tak tergoyahkan.
Yang Mulia Soṇa, seorang bhikkhu yang sangat bersemangat, merasa frustrasi karena pikirannya belum terbebas dan berniat meninggalkan kehidupan suci untuk kembali menjadi perumah tangga. Buddha, mengetahui pikirannya, menemuinya dan mengajarkan perumpamaan senar kecapi: energi yang terlalu kencang menyebabkan kegelisahan, terlalu kendur menyebabkan kemalasan, dan yang tepat adalah keseimbangan. Setelah mengikuti nasihat ini, Soṇa mencapai kebebasan sempurna dan kemudian menjelaskan kepada Buddha enam hal yang menjadi komitmen seorang Arahant, serta menggambarkan ketenangan batinnya yang tak tergoyahkan bagaikan gunung batu yang kokoh.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Kemudian Bhagavā, dengan pikiran-Nya, mengetahui pikiran Yang Mulia Soṇa—seperti halnya seorang kuat yang merentangkan lengannya yang tertekuk atau menekuk lengannya yang terentang, demikian pula Beliau lenyap dari Puncak Burung Nasar dan muncul di Hutan Sejuk di hadapan Yang Mulia Soṇa,
Then the Buddha knew Venerable Soṇa’s train of thought. As easily as a strong person would extend or contract their arm, he vanished from the Vulture’s Peak and reappeared in the Cool Grove in front of Soṇa,
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.