Khotbah tentang Yang Layak Menerima Persembahan (Ke-2)
Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 6.2
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan kualitas-kualitas luhur yang dapat dikembangkan dalam praktik spiritual. Mari kita simak dengan tenang, dan renungkan bagaimana kualitas-kualitas ini menggambarkan pencapaian seorang praktisi yang telah matang dalam jalan Dhamma.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan enam kualitas yang membuat seorang bhikkhu layak menerima persembahan dan menjadi ladang jasa yang tiada taranya bagi dunia. Kualitas-kualitas tersebut mencakup penguasaan kekuatan batin, telinga dewa, kemampuan membaca pikiran makhluk lain, mengingat kehidupan lampau, mata dewa, dan kebebasan dari kekotoran batin. Sutta ini menegaskan bahwa pencapaian spiritual yang mendalam menjadikan seseorang layak dihormati dan didukung oleh para umat.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Dibbāya, sotadhātuyā visuddhāya atikkantamānusikāya ubho sadde suṇāti—dibbe ca mānuse ca, ye dūre santike ca.
Dengan telinga dewa yang murni dan melampaui pendengaran manusia, ia mendengar kedua jenis suara—suara dewa dan manusia, baik yang jauh maupun yang dekat.
With clairaudience that is purified and superhuman, they hear both kinds of sounds, human and heavenly, whether near or far.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 6.2 · Khotbah tentang Yang Layak Menerima Persembahan (Ke-2) | Tiga Keranjang