‹
AN 6.27

Paṭhamasamayasutta

Kesempatan yang Tepat (1)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 6.27

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan pentingnya mencari bimbingan spiritual pada saat-saat sulit. Mari kita simak bagaimana Buddha merinci enam situasi yang menuntut kita untuk mendekat kepada mereka yang lebih bijaksana.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Seorang bhikkhu bertanya kepada Buddha tentang berapa banyak kesempatan yang tepat untuk mengunjungi seorang bhikkhu yang patut dihormati. Buddha menjawab dengan menjelaskan enam situasi ketika seorang bhikkhu perlu mencari bimbingan: saat dikuasai oleh keinginan indrawi, niat buruk, kemalasan dan kantuk, kegelisahan dan penyesalan, keragu-raguan, atau ketika tidak memahami objek meditasi yang dapat mengakhiri kekotoran batin. Dalam setiap situasi, bhikkhu tersebut harus mendatangi seorang bhikkhu yang patut dihormati dan meminta ajaran untuk melepaskan hambatan tersebut.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an6.27:7.1 Selanjutnya, para bhikkhu, pada saat seorang bhikkhu tidak memahami objek yang, ketika diperhatikan, menyebabkan kebinasaan kekotoran batin terjadi tanpa penundaan, pada saat itu ia harus mendatangi seorang bhikkhu yang patut dihormati dan berkata:

an6.27:7.2 ‘Sahabat, aku tidak memahami objek yang, ketika diperhatikan, menyebabkan kebinasaan kekotoran batin terjadi tanpa penundaan.

an6.27:7.3 Baiklah jika Yang Mulia sudi mengajarkan Dhamma kepadaku untuk kebinasaan kekotoran batin.’

an6.27:7.4 Bhikkhu yang patut dihormati itu mengajarkan Dhamma untuk kebinasaan kekotoran batin.

an6.27:7.5 Ini, para bhikkhu, adalah kesempatan keenam untuk mendatangi seorang bhikkhu yang patut dihormati.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.