‹
AN 6.23

Bhayasutta

Bahaya

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 6.23

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kita memandang kenikmatan indria. Melalui enam perumpamaan yang kuat, Sang Buddha mengajak kita melihat lebih dalam apa yang sering kita anggap menyenangkan, dan bagaimana kemelekatan pada hal itu justru membawa penderitaan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan bahwa kenikmatan indria memiliki enam sebutan: bahaya, penderitaan, penyakit, bisul, belenggu, dan rawa. Ia menjelaskan mengapa sebutan-sebutan itu tepat, karena seseorang yang terikat pada nafsu indria tidak terbebas dari berbagai bahaya dan penderitaan, baik di kehidupan ini maupun kehidupan mendatang. Syair penutup menegaskan bahwa dengan melihat bahaya dalam kemelekatan, seseorang yang tidak melekat dapat terbebas dari kelahiran dan kematian, mencapai kedamaian sejati.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an6.23:2.1 Dan mengapa, para bhikkhu, ‘bahaya’ adalah sebutan untuk kenikmatan indria?

an6.23:2.2 Seseorang yang tergila-gila oleh nafsu indria dan terbelenggu oleh keinginan bernafsu tidak terbebas dari bahaya dalam kehidupan ini maupun kehidupan yang akan datang. Itulah sebabnya ‘bahaya’ adalah sebutan untuk kenikmatan indria.

an6.23:2.3 Dan mengapa, para bhikkhu, ‘penderitaan’ …

an6.23:2.7 dan ‘rawa’ adalah sebutan untuk kenikmatan indria?

an6.23:2.8 Seseorang yang tergila-gila oleh nafsu indria dan terbelenggu oleh keinginan bernafsu tidak terbebas dari penderitaan, penyakit, bisul, belenggu, atau rawa dalam kehidupan ini maupun kehidupan yang akan datang. Itulah sebabnya hal-hal ini adalah sebutan untuk kenikmatan indria.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.