‹
AN 6.16

Nakulapitusutta

Khotbah tentang Ayah Nakula

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 6.16

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menyoroti kebijaksanaan seorang istri yang membimbing suaminya di saat kritis, menunjukkan bahwa peran rumah tangga tidak menghalangi pencapaian spiritual. Mari kita simak bagaimana nasihat penuh kasih mampu menyembuhkan dan menginspirasi.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Saat Ayah Nakula sakit parah, istrinya, Ibu Nakula, menasihatinya agar meninggal tanpa kemelekatan. Ia meyakinkan suaminya bahwa ia mampu mengurus keluarga, tetap setia, dan bahkan semakin tekun dalam praktik Dhamma. Nasihat ini menyembuhkan Ayah Nakula, dan ia kemudian menemui Buddha yang membenarkan kualitas luar biasa istrinya.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an6.16:1.1

Ekaṁ samayaṁ bhagavā bhaggesu viharati susumāragire bhesakaḷāvane migadāye.

Pada suatu ketika, Sang Bhagavā menetap di negeri para Bhagga, di Susumāragira, di Hutan Bhesakaḷā, taman rusa.

At one time the Buddha was staying in the land of the Bhaggas at Crocodile’s Bellow, in the deer park at Bhesakaḷā’s Wood.

an6.16:1.2

Tena kho pana samayena nakulapitā gahapati ābādhiko hoti dukkhito bāḷhagilāno.

Pada saat itu, perumah tangga Ayah Nakula sedang sakit, menderita, dan sakit parah.

Now at that time the householder Nakula’s father was sick, suffering, gravely ill.

an6.16:1.3

Atha kho nakulamātā gahapatānī nakulapitaraṁ gahapatiṁ etadavoca:

Kemudian, istri perumah tangga, Ibu Nakula, berkata kepadanya:

Then the housewife Nakula’s mother said to him:

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.