Imā kho, bhikkhave, cha nissāraṇīyā dhātuyo”ti.
Ini, para bhikkhu, adalah enam unsur jalan keluar.”
These are the six elements of escape.”
Sutta Unsur-unsur Pembebasan
Sutta ini mengajak kita merenungkan hubungan antara latihan batin dan kebebasan sejati. Perhatikan bagaimana setiap unsur pembebasan dipasangkan dengan kekotoran spesifik yang menjadi lawannya, dan renungkan apakah praktik kita benar-benar mengarah pada pembebasan dari kekotoran tersebut.
Sutta ini membahas enam unsur pembebasan (nissāraṇīyā dhātuyo) yang menjadi jalan keluar dari enam kondisi batin yang mengganggu. Buddha menjelaskan bahwa jika seorang bhikkhu mengaku telah mengembangkan suatu pencapaian batin namun masih diganggu oleh kekotoran tertentu, maka pengakuan itu tidak mungkin benar. Setiap unsur pembebasan—cinta kasih, belas kasih, kegembiraan, keseimbangan, tanpa-tanda, dan pencabutan keangkuhan 'aku'—secara khusus menjadi penawar bagi satu kondisi batin tertentu.
Imā kho, bhikkhave, cha nissāraṇīyā dhātuyo”ti.
Ini, para bhikkhu, adalah enam unsur jalan keluar.”
These are the six elements of escape.”
Tatiyaṁ.
Ketiga.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.