an6.12:7.1 Para bhikkhu, enam kualitas keramahan ini menimbulkan rasa sayang dan hormat, mengarah pada kebersamaan, keharmonisan, dan kesatuan, tanpa pertengkaran.”
an6.12:7.2 Selesai.
Sutta Keramahan (Kedua)
Sutta ini adalah salah satu khotbah Sang Buddha yang paling praktis dan membumi. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merinci kualitas-kualitas sederhana namun mendalam yang menjadi perekat kehidupan bersama, baik di dalam komunitas monastik maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Sutta ini adalah khotbah pendek Sang Buddha kepada para bhikkhu tentang enam kualitas keramahan (sāraṇīyā dhammā) yang menumbuhkan rasa sayang dan hormat, serta mengarah pada kebersamaan, keharmonisan, dan kesatuan tanpa perselisihan. Keenam kualitas tersebut adalah tindakan tubuh, ucapan, dan pikiran yang penuh cinta kasih, berbagi perolehan materi, moralitas yang sama, dan pandangan yang sama. Sutta menekankan bahwa praktik ini dilakukan baik di muka umum maupun secara pribadi.
an6.12:7.1 Para bhikkhu, enam kualitas keramahan ini menimbulkan rasa sayang dan hormat, mengarah pada kebersamaan, keharmonisan, dan kesatuan, tanpa pertengkaran.”
an6.12:7.2 Selesai.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.