‹
AN 6.106

Taṇhāsutta

Sutta tentang Ketagihan (Taṇhā)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 6.106

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini sangat ringkas namun padat. Mari kita renungkan bersama bagaimana enam musuh batin ini—tiga ketagihan dan tiga keangkuhan—menjadi penghalang menuju kebebasan sejati.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta pendek ini, Sang Buddha mengajarkan kepada para bhikkhu tentang enam hal yang harus ditinggalkan untuk mencapai akhir penderitaan: tiga jenis ketagihan (taṇhā) dan tiga jenis keangkuhan (māna). Ketika semuanya telah dilepaskan, seseorang disebut telah memotong ketagihan, melepaskan belenggu, dan mengakhiri penderitaan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an6.106:1.1 “Para bhikkhu, ada tiga ketagihan yang harus ditinggalkan dan tiga keangkuhan yang harus ditinggalkan.

an6.106:1.2 Apakah tiga ketagihan yang harus ditinggalkan itu?

an6.106:1.3 Ketagihan terhadap kenikmatan indria, ketagihan terhadap kelangsungan hidup, dan ketagihan terhadap pemusnahan—

an6.106:1.4 inilah tiga ketagihan yang harus ditinggalkan.

an6.106:1.5 Apakah tiga keangkuhan yang harus ditinggalkan itu?

an6.106:1.6 Keangkuhan, perasaan rendah diri, dan perasaan lebih tinggi—

an6.106:1.7 inilah tiga keangkuhan yang harus ditinggalkan.

an6.106:1.8 Ketika, para bhikkhu, seorang bhikkhu telah meninggalkan tiga ketagihan ini dan tiga keangkuhan ini,

an6.106:1.9 maka ia disebut, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang telah memotong ketagihan, telah melepaskan belenggu, dan dengan memahami keangkuhan secara benar telah mengakhiri penderitaan.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.