Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 5.79
Kenali dunia dalam sutta ini
Dalam khotbah ini, Sang Buddha memberikan peringatan tentang masa depan komunitas para bhikkhu. Mari kita simak dengan pikiran terbuka, merenungkan bagaimana ajaran ini relevan dengan praktik kita saat ini.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha memperingatkan para bhikkhu tentang lima bahaya masa depan yang akan muncul ketika para bhikkhu tidak mengembangkan jasmani, moralitas, pikiran, dan kebijaksanaan. Bahaya-bahaya tersebut meliputi ketidakmampuan membimbing generasi penerus, memberikan ketergantungan yang salah, mengajarkan Dhamma secara keliru, mengabaikan ajaran mendalam dan lebih menyukai karya sastra, serta kemalasan para senior yang menjadi teladan buruk. Sang Buddha menekankan pentingnya mewaspadai dan berusaha meninggalkan bahaya-bahaya ini.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Selanjutnya, para bhikkhu, di masa depan akan ada bhikkhu-bhikkhu yang tidak melatih jasmani, tidak melatih moralitas, tidak melatih pikiran, dan tidak melatih kebijaksanaan.
Furthermore, in a future time there will be mendicants who have not developed their physical endurance, ethics, mind, and wisdom.
Te abhāvitakāyā samānā abhāvitasīlā abhāvitacittā abhāvitapaññā abhidhammakathaṁ vedallakathaṁ kathentā kaṇhadhammaṁ okkamamānā na bujjhissanti.
Mereka, yang tidak melatih jasmani, tidak melatih moralitas, tidak melatih pikiran, dan tidak melatih kebijaksanaan, ketika membabarkan khotbah tentang Dhamma dan khotbah tanya-jawab, akan jatuh ke dalam pikiran-pikiran gelap tanpa menyadarinya.
In discussion about the teachings and elaborations they’ll fall into dark ideas without realizing it.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 5.79 · Bahaya Masa Depan (Ke Tiga) | Tiga Keranjang