‹
AN 5.78

Dutiyaanāgatabhayasutta

Bahaya-Bahaya Masa Depan (Ke Dua)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 5.78

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita untuk merenungkan kondisi-kondisi sulit yang mungkin terjadi di masa depan. Ini bukan tentang menakut-nakuti, melainkan tentang membangkitkan urgensi yang sehat untuk berlatih selagi kita masih memiliki kesempatan dan kemampuan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha membahas lima bahaya masa depan yang, jika direnungkan, sudah cukup untuk memotivasi seorang bhikkhu agar berlatih dengan tekun. Kelima bahaya tersebut adalah usia tua, penyakit, kelaparan, kekacauan sosial, dan perpecahan dalam Saṅgha. Dengan menyadari bahwa kondisi-kondisi ini dapat menghalangi praktik Dhamma, seorang bhikkhu didorong untuk mencapai realisasi spiritual selagi masih memiliki kesempatan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an5.78:4.2 ‘Currently, people live in harmony, appreciating each other, without dispute, blending like milk and water, and regarding each other with kindly eyes.

an5.78:4.3 But there will come a time of peril due to turmoil in the wilds, so the countryfolk mount their vehicles and flee everywhere.

an5.78:4.4 In a time of peril, people move to where there’s sanctuary,

an5.78:4.5 where they live crowded and cramped together.

an5.78:4.6 When you live crowded and cramped together, it’s not easy to focus on the instructions of the Buddhas, and it’s not easy to frequent remote lodgings in the wilderness and the forest.

an5.78:4.7 Before that unlikable, undesirable, and disagreeable thing happens,

an5.78:4.8 I’d better preempt it by rousing up energy for attaining the unattained, achieving the unachieved, and realizing the unrealized. That way, when it happens, I’ll live comfortably even in a time of peril.’

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.