an5.73:1.1 Then a mendicant went up to the Buddha, bowed, sat down to one side, and said to him:
an5.73:1.2 “Sir, they speak of ‘one who lives by the teaching’.
an5.73:1.3 How is a mendicant who lives by the teaching defined?”
Sutta tentang Penghuni Dhamma (Ke-1)
Sutta ini mengajak kita merenungkan keseimbangan antara belajar dan berlatih. Mari kita simak bagaimana Buddha meluruskan pemahaman tentang apa artinya benar-benar 'hidup dalam Dhamma'.
Seorang bhikkhu bertanya kepada Buddha tentang makna 'penghuni Dhamma' (dhammavihārī). Buddha menjelaskan bahwa sekadar mempelajari, mengajarkan, melafalkan, atau merenungkan Dhamma sepanjang hari bukanlah hidup dalam Dhamma, melainkan hanya menjadi 'banyak belajar', 'banyak mengajar', 'banyak melafalkan', atau 'banyak berpikir'. Sebaliknya, seorang penghuni Dhamma adalah mereka yang tidak menghabiskan waktu hanya dengan aktivitas-aktivitas tersebut, melainkan bertekun dalam ketenangan batin internal (cetosamatha) dan tidak mengabaikan pengasingan diri (paṭisallāna).
an5.73:1.1 Then a mendicant went up to the Buddha, bowed, sat down to one side, and said to him:
an5.73:1.2 “Sir, they speak of ‘one who lives by the teaching’.
an5.73:1.3 How is a mendicant who lives by the teaching defined?”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.