‹
AN 5.56

Upajjhāyasutta

Sutta tentang Pembimbing

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 5.56

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini memperlihatkan bagaimana Buddha menangani keluhan seorang bhikkhu yang sedang mengalami kebingungan dan kemalasan spiritual. Perhatikan pola sebab-akibat yang diajarkan, serta bagaimana nasihat itu membawa perubahan nyata dalam praktik bhikkhu tersebut.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Seorang bhikkhu mengeluh kepada pembimbingnya bahwa tubuhnya terasa seperti diracun, arah tidak jelas, ajaran tidak muncul, pikirannya diliputi kelambanan dan kantuk, serta ia tidak puas dan ragu dalam kehidupan suci. Sang Buddha menjelaskan bahwa kondisi ini muncul karena lima hal: tidak menjaga pintu indra, makan tidak terkontrol, tidak tekun berjaga, tidak melihat kualitas bermanfaat, dan tidak mengembangkan faktor pencerahan. Setelah menerima nasihat itu, bhikkhu tersebut berlatih dengan tekun dan mencapai kesucian, lalu melaporkan kebalikan dari kondisinya, yang ditegaskan kembali oleh Buddha sebagai buah dari lima latihan yang benar.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an5.56:5.1 When that mendicant had attained perfection, he went up to his own mentor, and said,

an5.56:5.2 “Now, sir, my body doesn’t feel like it’s drugged. I’m not disorientated, the teachings spring to mind, and dullness and drowsiness don’t fill my mind. I lead the spiritual life satisfied, and have no doubts about the teachings.”

an5.56:5.3 Then that mendicant took his protégé to the Buddha, bowed, sat down to one side, and said to him,

an5.56:5.5 ‘Now, sir, my body doesn’t feel like it’s drugged. I’m not disorientated, the teachings spring to mind, and dullness and drowsiness don’t fill my mind. I lead the spiritual life satisfied, and have no doubts about the teachings.’”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.