‹
AN 5.47

Dhanasutta

Kekayaan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 5.47

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan kembali makna kekayaan. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang lima harta batin yang tak ternilai ini.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha menjelaskan kepada para bhikkhu tentang lima jenis kekayaan sejati yang dimiliki oleh seorang siswa mulia: kekayaan keyakinan, moralitas, pembelajaran, kedermawanan, dan kebijaksanaan. Setiap jenis kekayaan diuraikan secara ringkas, menekankan bahwa kekayaan batiniah ini adalah milik yang tidak dapat dirampas dan menjadi landasan kehidupan yang bermakna.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an5.47:6.1

Katamañca, bhikkhave, paññādhanaṁ?

Dan apakah, para bhikkhu, kekayaan kebijaksanaan itu?

And what is the wealth of wisdom?

an5.47:6.2

Idha, bhikkhave, ariyasāvako paññavā hoti, udayatthagāminiyā paññāya samannāgato ariyāya nibbedhikāya sammā dukkhakkhayagāminiyā.

Di sini, para bhikkhu, seorang siswa mulia memiliki kebijaksanaan. Ia memiliki kebijaksanaan yang melihat muncul dan lenyapnya fenomena, yang mulia, menembus, dan mengarah pada penghancuran total penderitaan.

It’s when a noble disciple is wise. They have the wisdom of arising and passing away which is noble, penetrative, and leads to the complete ending of suffering.

an5.47:6.3

Idaṁ vuccati, bhikkhave, paññādhanaṁ.

Ini disebut kekayaan kebijaksanaan.

This is called the wealth of wisdom.

an5.47:6.4

Imāni kho, bhikkhave, pañca dhanānīti.

Ini, para bhikkhu, adalah lima jenis kekayaan.

These are the five kinds of wealth.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.