‹
AN 5.30

Nāgitasutta

Dengan Nāgita

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 5.30

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta ini, kita menyaksikan momen tenang di tengah keramaian. Sang Buddha menggunakan kesempatan ini untuk mengajarkan Nāgita—dan kita—tentang apa yang benar-benar berharga dalam praktik spiritual, serta bagaimana melihat segala sesuatu dengan bijaksana.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha sedang berkelana di negeri Kosala dan singgah di dekat desa brahmana Icchānaṅgala. Banyak penduduk desa datang membawa makanan dan membuat keributan di luar gerbang. Melihat hal ini, Sang Buddha menyampaikan kepada pelayannya, Yang Mulia Nāgita, bahwa Ia tidak menginginkan ketenaran dan lebih menghargai kebahagiaan batin dari pelepasan, keterasingan, dan kedamaian. Beliau kemudian menjelaskan akibat-akibat alami dari berbagai hal, seperti makanan yang menjadi kotoran dan keterikatan yang melahirkan duka, serta manfaat dari melatih persepsi yang benar.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an5.30:1.2 At one time the Buddha was wandering in the land of the Kosalans together with a large Saṅgha of mendicants when he arrived at a village of the Kosalan brahmins named Icchānaṅgala.

an5.30:1.3 He stayed in a forest near Icchānaṅgala.

an5.30:1.4 The brahmins and householders of Icchānaṅgala heard:

an5.30:1.5 “It seems the ascetic Gotama—a Sakyan, gone forth from a Sakyan family—has arrived at Icchānaṅgala. He is staying in a forest near Icchānaṅgala.

an5.30:1.7 ‘That Blessed One is perfected, a fully awakened Buddha, accomplished in knowledge and conduct, holy, knower of the world, supreme guide for those fit for training, teacher of gods and humans, awakened, blessed.’

an5.30:1.8 He has realized with his own insight this world—with its gods, Māras, and divinities, this population with its ascetics and brahmins, gods and humans—and he makes it known to others.

an5.30:1.9 He teaches Dhamma that’s good in the beginning, good in the middle, and good in the end, meaningful and well-phrased. And he reveals a spiritual practice that’s entirely full and pure.

an5.30:1.10 It’s good to see such perfected ones.”

an5.30:1.11 Then, when the night had passed, they took abundant fresh and cooked foods and went to the forest near Icchānaṅgala, where they stood outside the gates making a colossal racket.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.