an5.229:2.1 In the same way there are these five drawbacks of a lady.
an5.229:2.2 What five?
an5.229:2.3 She’s filthy, stinking, cowardly, frightening, and treacherous.
an5.229:2.4 These are the five drawbacks of a lady.”
Khotbah tentang Ular Hitam (1)
Sutta ini sangat singkat namun padat. Saat membacanya, perhatikan bagaimana Sang Buddha menggunakan perumpamaan ular hitam untuk menyampaikan pesan tentang bahaya keterikatan pada bentuk fisik dan sifat-sifat negatif. Renungkan bagaimana analogi ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha menyampaikan kepada para bhikkhu bahwa ada lima bahaya pada seekor ular hitam: kotor, berbau busuk, penakut, menakutkan, dan berkhianat. Ia kemudian menganalogikan kelima bahaya tersebut dengan seorang perempuan, yang juga memiliki lima bahaya yang sama. Khotbah ini menekankan perbandingan antara sifat-sifat ular hitam dan perempuan dalam konteks peringatan bagi para bhikkhu.
an5.229:2.1 In the same way there are these five drawbacks of a lady.
an5.229:2.2 What five?
an5.229:2.3 She’s filthy, stinking, cowardly, frightening, and treacherous.
an5.229:2.4 These are the five drawbacks of a lady.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.