an5.192:14.1 Setelah menyerahkan honorarium kepada gurunya, ia mencari istri melalui cara yang sah maupun tidak sah, baik dengan membeli, menjual, maupun menerima wanita brahmana melalui percikan air.
an5.192:14.2 Ia berhubungan dengan wanita brahmana, wanita khattiya, wanita vessa, wanita sudda, wanita caṇḍāla, wanita pemburu, wanita pembuat bambu, wanita pembuat kereta, wanita pukkusa, wanita hamil, wanita menyusui, wanita dalam masa subur, dan wanita di luar masa subur.
an5.192:14.3 Istri brahmananya itu ada untuk kesenangan indria, kesenangan, kegembiraan, dan juga untuk melanjutkan keturunan.
an5.192:14.4 Ia mencari nafkah dengan segala jenis pekerjaan.
an5.192:14.5 Para brahmana berkata kepadanya:
an5.192:14.6 'Mengapa Tuan yang mengaku brahmana mencari nafkah dengan segala jenis pekerjaan?'
an5.192:14.7 Ia menjawab:
an5.192:14.8 'Bagaikan api, Tuan-tuan, yang membakar yang suci maupun yang tidak suci, namun api tidak menjadi ternoda olehnya;
an5.192:14.9 demikian pula, Tuan-tuan, walaupun seorang brahmana mencari nafkah dengan segala jenis pekerjaan, ia tidak menjadi ternoda olehnya.'
an5.192:14.10 Karena ia mencari nafkah dengan segala jenis pekerjaan, Doṇa, maka brahmana itu disebut brahmana caṇḍāla.
an5.192:14.11 Demikianlah, Doṇa, seorang brahmana menjadi brahmana caṇḍāla.

