an5.155:9.1 Puna caparaṁ, bhikkhave, bhikkhū yathāsutaṁ yathāpariyattaṁ dhammaṁ vitthārena sajjhāyaṁ karonti.
an5.155:9.2 Ayaṁ, bhikkhave, catuttho dhammo saddhammassa ṭhitiyā asammosāya anantaradhānāya saṁvattati.
Dutiyasaddhammasammosasutta
Sutta ini menyoroti pentingnya menjaga vitalitas ajaran melalui pembelajaran, pengajaran, dan perenungan. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merinci praktik-praktik yang menjaga Dhamma tetap hidup.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan kepada para bhikkhu tentang lima hal yang menyebabkan kemunduran dan lenyapnya Dhamma sejati, serta lima hal yang menyebabkan kelangsungan, ketidakmunduran, dan ketidaklenyapan Dhamma sejati. Kelima hal tersebut berkaitan dengan cara para bhikkhu memperlakukan ajaran: mempelajari, mengajarkan, menyuruh melafalkan, mengulangi, dan merenungkannya.
an5.155:9.1 Puna caparaṁ, bhikkhave, bhikkhū yathāsutaṁ yathāpariyattaṁ dhammaṁ vitthārena sajjhāyaṁ karonti.
an5.155:9.2 Ayaṁ, bhikkhave, catuttho dhammo saddhammassa ṭhitiyā asammosāya anantaradhānāya saṁvattati.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.