an5.147:1.1 “Pañcimāni, bhikkhave, asappurisadānāni.
an5.147:1.2 Katamāni pañca?
an5.147:1.3 Asakkaccaṁ deti, acittīkatvā deti, asahatthā deti, apaviddhaṁ deti, anāgamanadiṭṭhiko deti.
an5.147:1.4 Imāni kho, bhikkhave, pañca asappurisadānāni.
Persembahan Orang yang Tidak Baik
Dalam sutta ini, Sang Buddha memberikan daftar sederhana namun mendalam tentang bagaimana cara memberi mencerminkan kualitas batin seseorang. Mari kita simak dengan tenang, merenungkan bagaimana kita sendiri memberi dan menerima.
Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha membedakan lima cara memberi yang dilakukan oleh orang yang tidak baik (asappurisa) dan lima cara memberi dari orang yang baik (sappurisa). Pemberian yang tidak baik dilakukan dengan tidak hormat, tanpa perhatian, tidak dengan tangan sendiri, memberikan sisa, dan tanpa memikirkan akibat. Sebaliknya, pemberian yang baik dilakukan dengan hormat, penuh perhatian, dengan tangan sendiri, tanpa memberikan sisa, dan dengan mempertimbangkan akibat.
an5.147:1.1 “Pañcimāni, bhikkhave, asappurisadānāni.
an5.147:1.2 Katamāni pañca?
an5.147:1.3 Asakkaccaṁ deti, acittīkatvā deti, asahatthā deti, apaviddhaṁ deti, anāgamanadiṭṭhiko deti.
an5.147:1.4 Imāni kho, bhikkhave, pañca asappurisadānāni.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.