‹
AN 5.139

Akkhamasutta

Sutta tentang Tidak Tahan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 5.139

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan ketangguhan batin melalui perumpamaan yang hidup. Mari kita simak bagaimana Buddha membandingkan seorang petapa dengan gajah perang kerajaan, dan apa artinya 'tahan' terhadap godaan indra dalam kehidupan sehari-hari.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sutta ini menggunakan perumpamaan gajah perang kerajaan untuk menggambarkan kualitas seorang bhikkhu. Sama seperti gajah yang tidak tahan terhadap rangsangan indra di medan perang tidak layak bagi raja, seorang bhikkhu yang tergoda oleh bentuk, suara, bau, rasa, dan sentuhan tidak layak menerima penghormatan dan persembahan. Sebaliknya, mereka yang mampu menahan gejolak indra adalah ladang jasa yang tiada taranya bagi dunia.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an5.139:4.1 Dan bagaimanakah, para bhikkhu, gajah jantan kerajaan tidak tahan terhadap bau-bauan?

an5.139:4.2 Di sini, para bhikkhu, gajah jantan kerajaan yang pergi ke medan perang, setelah mencium bau kotoran dan air seni dari gajah-gajah jantan kerajaan yang berdarah murni dan terlatih dalam peperangan, menjadi gentar dan tenggelam, tidak bertahan teguh, dan tidak mampu terjun ke medan perang.

an5.139:4.3 Demikianlah, para bhikkhu, gajah jantan kerajaan tidak tahan terhadap bau-bauan.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.