Pañcimā, bhikkhave, sampadā.
Para bhikkhu, ada lima pencapaian ini.
There are these five endowments.
Khotbah tentang Kehilangan
Khotbah ini mengajak kita merenungkan apa yang sesungguhnya paling berharga dalam hidup. Saat membaca, perhatikan bagaimana Sang Buddha membedakan antara hal-hal yang tampak penting secara duniawi dengan kualitas batin yang menentukan arah kehidupan kita selanjutnya.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha membahas lima jenis kehilangan dan lima jenis pencapaian yang dialami makhluk-makhluk. Beliau menegaskan bahwa kehilangan sanak saudara, harta, atau kesehatan bukanlah penyebab kelahiran kembali di alam sengsara. Sebaliknya, kehilangan moralitas dan pandanganlah yang membawa pada kelahiran yang buruk, sementara pencapaian moralitas dan pandangan membawa pada kelahiran yang baik.
Pañcimā, bhikkhave, sampadā.
Para bhikkhu, ada lima pencapaian ini.
There are these five endowments.
Katamā pañca?
Apakah lima itu?
What five?
Ñātisampadā, bhogasampadā, ārogyasampadā, sīlasampadā, diṭṭhisampadā.
Pencapaian sanak saudara, pencapaian harta benda, pencapaian kesehatan, pencapaian moralitas, dan pencapaian pandangan.
Endowment with relatives, wealth, health, ethics, and view.
Na, bhikkhave, sattā ñātisampadāhetu vā bhogasampadāhetu vā ārogyasampadāhetu vā kāyassa bhedā paraṁ maraṇā sugatiṁ saggaṁ lokaṁ upapajjanti.
Para bhikkhu, bukan karena pencapaian sanak saudara, pencapaian harta benda, atau pencapaian kesehatan, makhluk-makhluk, setelah hancurnya tubuh, setelah kematian, terlahir kembali di alam baik, alam surga.
It is not because of endowment with relatives, wealth, or health that sentient beings, when their body breaks up, after death, are reborn in a good place, a heavenly realm.
Sīlasampadāhetu vā, bhikkhave, sattā diṭṭhisampadāhetu vā kāyassa bhedā paraṁ maraṇā sugatiṁ saggaṁ lokaṁ upapajjanti.
Para bhikkhu, melainkan karena pencapaian moralitas atau pencapaian pandangan, makhluk-makhluk, setelah hancurnya tubuh, setelah kematian, terlahir kembali di alam baik, alam surga.
It is because of endowment with ethics or view that sentient beings, when their body breaks up, after death, are reborn in a good place, a heavenly realm.
Imā kho, bhikkhave, pañca sampadā”ti.
Ini, para bhikkhu, adalah lima pencapaian itu.”
These are the five endowments.”
Dasamaṁ.
Yang kesepuluh.
Gilānavaggo tatiyo.
Bab tentang Orang Sakit, yang ketiga.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.