“Pañcime, bhikkhave, dhammā anāyussā.
“Para bhikkhu, lima hal ini menghalangi umur panjang.
“Mendicants, these five things impede longevity.
Sutta tentang Umur Panjang (Ke dua)
Sutta ini memberikan panduan praktis tentang bagaimana menjaga kesehatan dan umur panjang melalui perilaku sehari-hari. Mari kita simak penjelasan Sang Buddha tentang lima hal yang perlu diperhatikan.
Dalam sutta ini, Sang Buddha membabarkan lima hal yang menghalangi umur panjang dan lima hal yang mendukung umur panjang. Hal-hal tersebut mencakup perilaku yang sesuai atau tidak sesuai, pengetahuan tentang batas dalam hal yang sesuai, jenis makanan yang layak atau tidak layak, moralitas, dan kualitas teman. Sutta menekankan pentingnya faktor-faktor ini untuk kesehatan dan umur panjang.
“Pañcime, bhikkhave, dhammā anāyussā.
“Para bhikkhu, lima hal ini menghalangi umur panjang.
“Mendicants, these five things impede longevity.
Katame pañca?
Apakah lima itu?
What five?
Asappāyakārī hoti, sappāye mattaṁ na jānāti, apariṇatabhojī ca hoti, dussīlo ca, pāpamitto ca.
Melakukan apa yang tidak sesuai, tidak mengetahui batas dalam hal yang sesuai, memakan makanan yang tidak layak, tidak bermoral, dan memiliki teman yang buruk.
Doing what is unsuitable, not knowing moderation in what is suitable, eating food unfit for consumption, unethical behavior, and bad friends.
Ime kho, bhikkhave, pañca dhammā anāyussā.
Ini, para bhikkhu, adalah lima hal yang menghalangi umur panjang.
These are the five things that impede longevity.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.