an5.102:1.1 “Para bhikkhu, seorang bhikkhu yang memiliki lima hal, meskipun ia memiliki karakter yang tak tercela, dapat dicurigai dan diragukan sebagai ‘bhikkhu jahat’. Apa lima hal itu?
Kecurigaan
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana persepsi orang lain dapat dipengaruhi oleh tindakan dan pergaulan kita, serta pentingnya kewaspadaan dalam menjaga citra diri, terutama bagi mereka yang hidup dalam komunitas.
Buddha menjelaskan bahwa seorang bhikkhu, meskipun memiliki karakter yang tak tercela, dapat dicurigai dan diragukan sebagai 'bhikkhu jahat' karena lima alasan: bergaul dengan pelacur, janda, gadis dewasa, banci, atau bhikkhunī. Sutta ini menekankan pentingnya menjaga perilaku dan pergaulan agar tidak menimbulkan kecurigaan di masyarakat.
an5.102:1.1 “Para bhikkhu, seorang bhikkhu yang memiliki lima hal, meskipun ia memiliki karakter yang tak tercela, dapat dicurigai dan diragukan sebagai ‘bhikkhu jahat’. Apa lima hal itu?
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.