“Cattārome, bhikkhave, puggalā santo saṁvijjamānā lokasmiṁ.
“Para bhikkhu, ada empat jenis orang ini yang terdapat di dunia ini.
“Mendicants, these four individuals are found in the world.
Sutta tentang Melenyapkan Nafsu
Sutta ini mengajak kita merenungkan keseimbangan antara pengembangan batin pribadi dan kepedulian terhadap sesama. Mari kita simak bagaimana Buddha memetakan empat pola praktik ini dengan sederhana namun mendalam.
Buddha membabarkan empat jenis orang yang ada di dunia berdasarkan praktik mereka: yang berlatih untuk kebaikan diri sendiri saja, yang berlatih untuk kebaikan orang lain saja, yang tidak berlatih untuk kebaikan siapa pun, dan yang berlatih untuk kebaikan diri sendiri maupun orang lain. Pembeda utamanya adalah usaha melenyapkan nafsu, kebencian, dan delusi pada diri sendiri serta mendorong orang lain melakukan hal yang sama.
“Cattārome, bhikkhave, puggalā santo saṁvijjamānā lokasmiṁ.
“Para bhikkhu, ada empat jenis orang ini yang terdapat di dunia ini.
“Mendicants, these four individuals are found in the world.
Katame cattāro?
Apakah empat itu?
What four?
Attahitāya paṭipanno no parahitāya,
Seseorang yang berlatih demi kebaikan dirinya sendiri, tetapi tidak demi kebaikan orang lain;
One who practices to benefit themselves, but not others;
parahitāya paṭipanno no attahitāya,
seseorang yang berlatih demi kebaikan orang lain, tetapi tidak demi kebaikan dirinya sendiri;
one who practices to benefit others, but not themselves;
nevattahitāya paṭipanno no parahitāya,
seseorang yang berlatih bukan demi kebaikan dirinya sendiri maupun demi kebaikan orang lain; dan
one who practices to benefit neither themselves nor others; and
attahitāya ceva paṭipanno parahitāya ca.
seseorang yang berlatih demi kebaikan dirinya sendiri dan juga demi kebaikan orang lain.
one who practices to benefit both themselves and others.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.