an4.87:7.1 Yañhi taṁ, bhikkhave, sammā vadamāno vadeyya samaṇesu samaṇasukhumāloti, mameva taṁ, bhikkhave, sammā vadamāno vadeyya samaṇesu samaṇasukhumāloti.
Sutta tentang Putra
Sutta ini mengajak kita merenungkan tingkatan-tingkatan kemajuan spiritual, dari yang masih berlatih hingga yang telah mencapai kesempurnaan. Perhatikan bagaimana Sang Buddha menggunakan perumpamaan dan kualitas hidup sehari-hari untuk menggambarkan pencapaian batin yang mendalam.
Dalam sutta ini, Sang Buddha membabarkan empat tingkatan pertapa berdasarkan kemajuan spiritual dan kualitas hidup mereka. Dimulai dari pertapa yang teguh—seorang pelajar yang berlatih—hingga pertapa yang lembut di antara para pertapa, yang telah mencapai kebebasan sempurna dan hidup dengan kemudahan dalam segala hal. Sang Buddha menegaskan bahwa diri-Nya sendiri adalah contoh tertinggi dari kategori terakhir.
an4.87:7.1 Yañhi taṁ, bhikkhave, sammā vadamāno vadeyya samaṇesu samaṇasukhumāloti, mameva taṁ, bhikkhave, sammā vadamāno vadeyya samaṇesu samaṇasukhumāloti.
an4.87:7.2 Ime kho, bhikkhave, cattāro puggalā santo saṁvijjamānā lokasmin”ti.
an4.87:7.3 Sattamaṁ.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.