‹
AN 4.73

Sappurisasutta

Sappurisasutta

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.73

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita untuk merenungkan bagaimana kita berbicara tentang diri sendiri dan orang lain. Mari kita simak bagaimana Buddha menguraikan empat kualitas yang membedakan orang baik dari yang bukan, serta perumpamaan pengantin baru yang menggambarkan sikap batin yang ideal.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sappurisasutta membahas tentang empat kualitas yang membedakan orang baik (sappurisa) dari orang yang bukan orang baik (asappurisa), terutama dalam hal cara mereka berbicara tentang diri sendiri dan orang lain. Sutta ini juga menggunakan perumpamaan pengantin baru untuk mengilustrasikan sikap rendah hati dan rasa hormat yang seharusnya dimiliki oleh seorang bhikkhu yang baru saja meninggalkan kehidupan rumah tangga.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an4.73:9.1 It’s like a bride on the day or night she’s first brought to her husband’s home. Right away she sets up a keen sense of conscience and prudence for her mother and father in law, her husband, and even the bondservants, workers, and staff.

an4.73:9.2 But after some time, because of living together and familiarity, she’ll even say to her mother and father in law, or to her husband:

an4.73:9.4 In the same way, on the day or night a mendicant first goes forth from the lay life to homelessness, right away they set up a keen sense of conscience and prudence for the monks, nuns, laymen, and laywomen, and even the monastery workers and novices.

an4.73:9.5 But after some time, because of living together and familiarity, they’ll even say to their tutor or mentor:

an4.73:9.8 ‘We will live with hearts like that of a newly wedded bride.’

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.