Yadatthaṁ bhogaṁ iccheyya,
Tujuan apa pun yang ingin dicapai
I’ve achieved the goal
Perbuatan yang Patut
Sutta ini berbicara langsung tentang kehidupan sehari-hari seorang perumah tangga, terutama dalam hal mengelola kekayaan dan membangun kualitas batin. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merangkai ajaran tentang hal-hal yang sulit diperoleh namun sangat diinginkan, serta langkah-langkah praktis untuk mewujudkannya.
Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan kepada perumah tangga Anāthapiṇḍika tentang empat hal yang diinginkan, disukai, dan sulit diperoleh di dunia: kekayaan yang sah, kemasyhuran, umur panjang, dan kelahiran kembali di alam surga. Beliau kemudian menjelaskan empat kualitas yang menunjang perolehan hal-hal tersebut, yaitu keyakinan, moralitas, kedermawanan, dan kebijaksanaan. Terakhir, Beliau menguraikan empat perbuatan yang patut dilakukan dengan kekayaan yang diperoleh secara sah, serta menegaskan pentingnya menggunakan kekayaan pada tempat yang layak.
Yadatthaṁ bhogaṁ iccheyya,
Tujuan apa pun yang ingin dicapai
I’ve achieved the goal
paṇḍito gharamāvasaṁ;
oleh seorang bijaksana yang hidup berumah tangga;
for which an astute layperson
So me attho anuppatto,
tujuan itu telah kucapai,
wishes to gain wealth.
kataṁ ananutāpiyaṁ.
telah kulakukan tanpa penyesalan.'
I don’t regret what I’ve done.’
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.