an4.48:4.1 Though an astute person is mixed up with fools,
an4.48:4.2 they don’t know unless he speaks.
an4.48:4.3 But when he speaks they know,
an4.48:4.4 he’s teaching the state free of death.
Khotbah tentang Visākha
Sutta ini menggambarkan suasana hangat di mana Sang Buddha memuji seorang bhikkhu yang sedang mengajar. Perhatikan bagaimana pujian tersebut kemudian mengalir menjadi syair tentang kekuatan kata-kata dan pentingnya mengungkapkan kebijaksanaan melalui ucapan.
Sang Buddha mendengar khotbah Dhamma yang diberikan oleh Yang Mulia Visākha, putra Pañcāli, kepada para bhikkhu di aula pertemuan. Beliau memuji khotbah tersebut dan kemudian menyampaikan syair tentang pentingnya berbicara untuk mengenali kebijaksanaan seseorang, serta mengibarkan panji para petapa melalui kata-kata yang baik dan ajaran Dhamma.
an4.48:4.1 Though an astute person is mixed up with fools,
an4.48:4.2 they don’t know unless he speaks.
an4.48:4.3 But when he speaks they know,
an4.48:4.4 he’s teaching the state free of death.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.