an4.48:2.1 “Mendicants, who was educating, encouraging, firing up, and inspiring the mendicants in the assembly hall with a Dhamma talk?”
an4.48:2.2 “Sir, it was Venerable Visākha, Pañcāli’s son.”
Khotbah tentang Visākha
Sutta ini menggambarkan suasana hangat di mana Sang Buddha memuji seorang bhikkhu yang sedang mengajar. Perhatikan bagaimana pujian tersebut kemudian mengalir menjadi syair tentang kekuatan kata-kata dan pentingnya mengungkapkan kebijaksanaan melalui ucapan.
Sang Buddha mendengar khotbah Dhamma yang diberikan oleh Yang Mulia Visākha, putra Pañcāli, kepada para bhikkhu di aula pertemuan. Beliau memuji khotbah tersebut dan kemudian menyampaikan syair tentang pentingnya berbicara untuk mengenali kebijaksanaan seseorang, serta mengibarkan panji para petapa melalui kata-kata yang baik dan ajaran Dhamma.
an4.48:2.1 “Mendicants, who was educating, encouraging, firing up, and inspiring the mendicants in the assembly hall with a Dhamma talk?”
an4.48:2.2 “Sir, it was Venerable Visākha, Pañcāli’s son.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.