Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 4.45
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan makna 'dunia' bukan sebagai tempat geografis, melainkan sebagai pengalaman yang kita bawa dalam diri sendiri. Mari kita simak dialog antara Buddha dan Rohitassa yang menggugah ini.
Rohitassa, seorang dewa muda, bertanya kepada Buddha apakah akhir dunia dapat dicapai dengan bepergian. Buddha menjawab tidak, dan menjelaskan bahwa akhir dunia—serta asal mula, lenyapnya, dan jalan menuju lenyapnya—justru dapat dipahami dalam tubuh yang panjangnya satu depa ini. Rohitassa kemudian menceritakan kehidupan lampaunya sebagai petapa sakti yang gagal mencapai akhir dunia setelah seratus tahun berjalan, dan Buddha menutup dengan syair tentang kebijaksanaan yang memahami dunia.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Kemudian, larut malam, dewa muda yang agung bernama Rohitassa, dengan cahaya yang indah menerangi seluruh Hutan Jeta, mendatangi Sang Buddha, memberi hormat, berdiri di satu sisi, dan berkata kepada Beliau:
Then, late at night, the glorious godling Rohitassa, lighting up the entire Jeta’s Grove, went up to the Buddha, bowed, stood to one side, and said to him:
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 4.45 · Khotbah dengan Rohitassa | Tiga Keranjang