‹
AN 4.3

Paṭhamakhatasutta

Khotbah tentang Kerugian (1)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.3

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam khotbah ini, Sang Buddha mengajak kita merenungkan bagaimana cara kita menilai orang lain dan hal-hal di sekitar kita. Mari kita simak dengan hati terbuka, bagaimana kebiasaan memuji atau mencela tanpa pemeriksaan dapat membawa dampak besar bagi diri sendiri.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha menjelaskan empat kualitas yang membuat seseorang bodoh dan tidak baik, yaitu memuji yang layak dicela, mencela yang layak dipuji, menimbulkan keyakinan pada hal yang tidak patut, dan tidak menimbulkan keyakinan pada hal yang patut. Sebaliknya, empat kualitas yang membuat seseorang bijaksana dan baik adalah kebalikannya: setelah menyelidiki, ia mencela yang layak dicela, memuji yang layak dipuji, tidak menimbulkan keyakinan pada hal yang tidak patut, dan menimbulkan keyakinan pada hal yang patut. Khotbah ini menekankan pentingnya pemeriksaan dan kebijaksanaan dalam penilaian, serta konsekuensi berat dari memfitnah para mulia.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an4.3:2.1 Catūhi, bhikkhave, dhammehi samannāgato paṇḍito viyatto sappuriso akkhataṁ anupahataṁ attānaṁ pariharati, anavajjo ca hoti ananuvajjo ca viññūnaṁ, bahuñca puññaṁ pasavati.

an4.3:2.3 Anuvicca pariyogāhetvā avaṇṇārahassa avaṇṇaṁ bhāsati,

an4.3:2.4 anuvicca pariyogāhetvā vaṇṇārahassa vaṇṇaṁ bhāsati,

an4.3:2.5 anuvicca pariyogāhetvā appasādanīye ṭhāne appasādaṁ upadaṁseti,

an4.3:2.6 anuvicca pariyogāhetvā pasādanīye ṭhāne pasādaṁ upadaṁseti—

an4.3:2.7 imehi kho, bhikkhave, catūhi dhammehi samannāgato paṇḍito viyatto sappuriso akkhataṁ anupahataṁ attānaṁ pariharati, anavajjo ca hoti ananuvajjo ca viññūnaṁ, bahuñca puññaṁ pasavatīti.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.