an4.39:3.1 Horse sacrifice, human sacrifice,
an4.39:3.2 the sacrifices of the ‘casting of the yoke-pin’,
an4.39:3.3 the ‘royal soma drinking’, and the ‘unbarred’—
an4.39:3.4 these grand, violent sacrifices yield no great fruit.
Kepada Ujjaya
Dalam sutta ini, kita akan menyaksikan bagaimana Buddha merespons pertanyaan brahmana Ujjaya tentang pengorbanan. Beliau tidak serta-merta menolak atau menerima, melainkan menunjukkan kriteria yang lebih dalam: apakah pengorbanan itu melibatkan kekerasan terhadap makhluk lain atau tidak. Mari kita simak percakapan ini untuk memahami ajaran Buddha tentang praktik keagamaan yang sejati.
Brahmana Ujjaya bertanya kepada Buddha apakah Beliau memuji pengorbanan (yañña). Buddha menjawab dengan membedakan dua jenis pengorbanan: pengorbanan yang penuh kekerasan karena menyembelih makhluk, yang tidak dipuji-Nya, dan pengorbanan tanpa kekerasan, seperti pemberian rutin yang dilakukan secara teratur, yang justru dipuji-Nya. Beliau menegaskan bahwa para Arahanta dan mereka yang sedang menempuh jalan menuju kesempurnaan hanya menghadiri pengorbanan yang tidak mencelakakan makhluk lain.
an4.39:3.1 Horse sacrifice, human sacrifice,
an4.39:3.2 the sacrifices of the ‘casting of the yoke-pin’,
an4.39:3.3 the ‘royal soma drinking’, and the ‘unbarred’—
an4.39:3.4 these grand, violent sacrifices yield no great fruit.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.