an4.35:6.1 Yo vedi sabbasattānaṁ,
an4.35:6.2 maccupāsappamocanaṁ;
an4.35:6.3 Hitaṁ devamanussānaṁ,
an4.35:6.4 ñāyaṁ dhammaṁ pakāsayi;
an4.35:6.5 Yaṁ ve disvā ca sutvā ca,
an4.35:6.6 pasīdanti bahū janā.
Khotbah dengan Vassakāra
Dalam sutta ini, kita akan menyaksikan dialog antara seorang pejabat kerajaan dan Buddha mengenai definisi kebijaksanaan sejati. Perhatikan bagaimana Buddha tidak sekadar menyetujui atau menolak pandangan lawan bicaranya, tetapi mengarahkan pembahasan pada kualitas yang lebih mendalam dan transformatif.
Vassakāra, menteri utama Magadha, mendatangi Buddha dan menyampaikan kriteria empat kualitas untuk menyebut seseorang sebagai orang besar yang bijaksana. Buddha tidak setuju maupun menolak, melainkan memberikan empat kualitas versi Beliau sendiri, yang mencakup kesejahteraan banyak orang, penguasaan pikiran, penguasaan jhāna, dan kebebasan dari kekotoran batin. Vassakāra mengakui bahwa Buddha sendiri memiliki kualitas-kualitas tersebut, dan Buddha menegaskan hal itu secara langsung.
an4.35:6.1 Yo vedi sabbasattānaṁ,
an4.35:6.2 maccupāsappamocanaṁ;
an4.35:6.3 Hitaṁ devamanussānaṁ,
an4.35:6.4 ñāyaṁ dhammaṁ pakāsayi;
an4.35:6.5 Yaṁ ve disvā ca sutvā ca,
an4.35:6.6 pasīdanti bahū janā.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.