an4.257:1.1 Kemudian Yang Mulia Māluṅkyaputta mendatangi Sang Bhagavā, memberi hormat kepada Beliau, duduk di satu sisi. Sambil duduk di satu sisi, Yang Mulia Māluṅkyaputta berkata kepada Sang Bhagavā:
Khotbah dengan Māluṅkyaputta
Dalam sutta ini, kita akan menyaksikan interaksi antara seorang bhikkhu senior yang rendah hati dan Sang Buddha yang memberikan jawaban singkat namun mendalam. Perhatikan bagaimana ajaran yang tampak sederhana ini menjadi landasan bagi pencapaian spiritual yang luar biasa.
Yang Mulia Māluṅkyaputta, yang sudah tua, meminta Sang Buddha mengajarkan Dhamma secara singkat. Sang Buddha menyebutkan empat hal yang menjadi sumber munculnya ketagihan (taṇhā) pada seorang bhikkhu: jubah, makanan, tempat tinggal, dan keinginan untuk terlahir kembali. Beliau menjelaskan bahwa ketika ketagihan ini telah dipotong sampai ke akarnya, seseorang disebut telah memotong ketagihan, melepaskan belenggu, dan mengakhiri penderitaan. Setelah menerima nasihat ini, Māluṅkyaputta pergi dan dengan tekun berlatih hingga mencapai kebebasan sempurna (Arahant).
an4.257:1.1 Kemudian Yang Mulia Māluṅkyaputta mendatangi Sang Bhagavā, memberi hormat kepada Beliau, duduk di satu sisi. Sambil duduk di satu sisi, Yang Mulia Māluṅkyaputta berkata kepada Sang Bhagavā:
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.