‹
AN 4.240

Abyābajjhasutta

Sutta tentang Tanpa Menyakiti

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.240

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana keseharian kita—baik dalam tindakan, kata-kata, pikiran, maupun cara pandang—dapat membentuk arah kehidupan kita. Mari kita simak dengan tenang dan jadikan sebagai bahan refleksi.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan bahwa seseorang yang memiliki empat kualitas—perbuatan tubuh, ucapan, pikiran, dan pandangan yang menyakiti—akan terlahir di neraka. Sebaliknya, seseorang yang memiliki empat kualitas yang tidak menyakiti akan terlahir di surga. Ajaran ini menekankan pentingnya kebajikan dalam tindakan, ucapan, pikiran, dan pandangan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.240:1.1

“Catūhi, bhikkhave, dhammehi samannāgato yathābhataṁ nikkhitto evaṁ niraye.

“Para bhikkhu, seseorang yang memiliki empat kualitas, setelah meninggal dunia, ditempatkan di neraka seolah-olah dibawa ke sana.

“Mendicants, someone with four qualities is placed in hell as if delivered there.

an4.240:1.2

Katamehi catūhi?

Apakah empat itu?

What four?

an4.240:1.3

Sabyābajjhena kāyakammena, sabyābajjhena vacīkammena, sabyābajjhena manokammena, sabyābajjhāya diṭṭhiyā—

Perbuatan tubuh yang menyakiti, perbuatan ucapan yang menyakiti, perbuatan pikiran yang menyakiti, dan pandangan yang menyakiti—

Hurtful deeds by way of body, speech, and mind, and hurtful view.

an4.240:1.4

imehi kho, bhikkhave, catūhi dhammehi samannāgato yathābhataṁ nikkhitto evaṁ niraye.

Para bhikkhu, seseorang yang memiliki empat kualitas ini, setelah meninggal dunia, ditempatkan di neraka seolah-olah dibawa ke sana.

Someone with these four qualities is placed in hell as if delivered there.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.