Catūhi, bhikkhave, dhammehi samannāgato yathābhataṁ nikkhitto evaṁ sagge.
Para bhikkhu, seseorang yang memiliki empat kualitas, bagaikan dibawa dan ditempatkan di surga.
Someone with four qualities is placed in heaven as if delivered there.
Khotbah tentang Pandangan
Khotbah ini sangat singkat namun padat. Mari kita renungkan bagaimana empat kualitas ini saling terkait, terutama peran pandangan benar dan salah dalam membentuk tindakan kita sehari-hari.
Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha mengajarkan kepada para bhikkhu bahwa seseorang yang memiliki empat kualitas buruk—perbuatan buruk melalui tubuh, ucapan, dan pikiran, serta pandangan salah—akan terlahir di neraka. Sebaliknya, seseorang yang memiliki empat kualitas baik—perbuatan baik melalui tubuh, ucapan, dan pikiran, serta pandangan benar—akan terlahir di surga.
Catūhi, bhikkhave, dhammehi samannāgato yathābhataṁ nikkhitto evaṁ sagge.
Para bhikkhu, seseorang yang memiliki empat kualitas, bagaikan dibawa dan ditempatkan di surga.
Someone with four qualities is placed in heaven as if delivered there.
Katamehi catūhi?
Apakah empat itu?
What four?
Kāyasucaritena, vacīsucaritena, manosucaritena, sammādiṭṭhiyā—
Perbuatan baik melalui tubuh, ucapan, dan pikiran, serta pandangan benar—
Good conduct by way of body, speech, and mind, and right view.
imehi kho, bhikkhave, catūhi dhammehi samannāgato yathābhataṁ nikkhitto evaṁ sagge”ti.
Para bhikkhu, seseorang yang memiliki empat kualitas ini, bagaikan dibawa dan ditempatkan di surga.”
Someone with these four qualities is placed in heaven as if delivered there.”
Dutiyaṁ.
Yang kedua.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.