‹
AN 4.200

Pemasutta

Kesayangan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.200

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana perasaan suka dan tidak suka sering kali muncul hanya karena orang lain memperlakukan seseorang dengan cara tertentu. Mari kita telusuri bagaimana Sang Buddha menguraikan pola-pola ini dan apa artinya bagi praktik kita.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan kepada para bhikkhu tentang empat cara munculnya rasa sayang dan kebencian: dari rasa sayang bisa lahir rasa sayang atau kebencian, dan dari kebencian pun bisa lahir rasa sayang atau kebencian. Beliau kemudian menjelaskan bagaimana seorang bhikkhu yang berlatih jhāna hingga mencapai kebebasan sejati dapat melampaui semua pola ini, sehingga disebut sebagai bhikkhu yang tidak mendekat, tidak menjauh, tidak mengepul, tidak menyala, dan tidak membara.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.200:3.1

Kathañca, bhikkhave, pemā doso jāyati?

Dan bagaimanakah, para bhikkhu, dari kesayangan lahir kebencian?

And how is hate born of fondness?

an4.200:3.2

Idha, bhikkhave, puggalo puggalassa iṭṭho hoti kanto manāpo.

Di sini, para bhikkhu, seseorang disukai, dicintai, dan disayangi oleh orang lain.

It’s when someone likes, loves, and cares for an individual.

an4.200:3.3

Taṁ pare aniṭṭhena akantena amanāpena samudācaranti.

Orang lain memperlakukannya dengan tidak suka, tidak cinta, dan tidak sayang.

Others treat them with disliking, loathing, and detestation.

an4.200:3.5

‘yo kho myāyaṁ puggalo iṭṭho kanto manāpo, taṁ pare aniṭṭhena akantena amanāpena samudācarantī’ti.

‘Orang yang kusukai, kucintai, dan kusenangi ini, diperlakukan oleh orang lain dengan cara yang tidak menyenangkan, tidak dicintai, dan tidak disenangi.’

‘These others dislike the individual I like.’

an4.200:3.6

So tesu dosaṁ janeti.

Maka kebencian pun timbul dalam dirinya terhadap mereka.

And so hate for them springs up.

an4.200:3.7

Evaṁ kho, bhikkhave, pemā doso jāyati.

Demikianlah, para bhikkhu, kebencian lahir dari rasa sayang.

That’s how hate is born of fondness.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.