‹
AN 4.199

Taṇhāsutta

Sutta Taṇhā (Nafsu Keinginan, Sang Penenun)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.199

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita untuk melihat lebih dekat bagaimana pikiran kita bekerja. Perhatikanlah bagaimana dari sekadar perasaan 'aku ada', muncul begitu banyak variasi keinginan dan kemelekatan yang tak terhitung. Ini adalah undangan untuk merenungkan secara mendalam tentang sifat dasar dari jeratan saṁsāra.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan tentang nafsu keinginan (taṇhā) yang digambarkan sebagai penenun, pengembara, yang merayap, dan yang melekat. Beliau menguraikan secara sistematis bagaimana nafsu keinginan ini bermanifestasi dalam 18 arus yang bersandar pada internal dan 18 arus yang bersandar pada eksternal, yang kemudian menjadi 36 arus, dan ketika dikaitkan dengan masa lampau, masa depan, dan masa sekarang, menjadi 108 arus nafsu keinginan. Sutta ini adalah analisis mendalam tentang bagaimana persepsi 'aku' dan 'milikku' menjerat dunia dalam saṁsāra.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an4.199:3.1 Apakah delapan belas arus nafsu keinginan yang muncul dengan bersandar pada internal?

an4.199:3.2 Ketika ada konsep ‘aku ada’, maka muncul konsep ‘aku ada demikian’, ‘aku ada begini’, ‘aku ada sebaliknya’; ‘aku ada sekejap’, ‘aku ada selamanya’; ‘milikku’, ‘demikian milikku’, ‘begini milikku’, ‘sebaliknya milikku’; ‘juga milikku’, ‘demikian juga milikku’, ‘begini juga milikku’, ‘sebaliknya juga milikku’; ‘aku akan ada’, ‘aku akan ada demikian’, ‘aku akan ada begini’, ‘aku akan ada sebaliknya’.

an4.199:3.3 Inilah delapan belas arus nafsu keinginan yang muncul dengan bersandar pada internal.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.