an4.197:13.1 Pada kehidupan lampau, Yang Mulia, tentu aku tidak pernah iri hati, tidak dengki, tidak benci, dan tidak kikir terhadap perolehan, penghormatan, penghargaan, pemujaan, dan penyembahan yang diberikan kepada orang lain. Oleh karena itu, Yang Mulia, sekarang aku sangat berpengaruh.
an4.197:13.2 Dan di istana kerajaan ini, Yang Mulia, ada para putri khattiya, para putri brahmana, dan para putri perumah tangga, dan aku memerintah mereka dengan kekuasaan dan kewibawaan.
an4.197:13.3 Maka, Yang Mulia, mulai hari ini aku tidak akan menjadi pemarah dan mudah kesal,
an4.197:13.4 bahkan ketika dikritik berat sekalipun, aku tidak akan marah, tidak kesal, tidak bermusuhan, tidak berkeras hati, dan tidak akan memperlihatkan kemarahan, kebencian, dan ketidakpuasan;
an4.197:13.5 aku akan berdana kepada para petapa atau brahmana berupa makanan, minuman, pakaian, kendaraan; bunga, wewangian, dan kosmetik; serta tempat tidur, tempat tinggal, dan pelita.
an4.197:13.6 Aku tidak akan iri hati, tidak dengki, tidak benci, dan tidak kikir terhadap perolehan, penghormatan, penghargaan, pemujaan, dan penyembahan yang diberikan kepada orang lain.
an4.197:13.7 Luar biasa, Yang Mulia! … Mulai hari ini, sudilah Sang Bhagavā mengingat aku sebagai seorang umat awam perempuan yang telah berlindung seumur hidup.”
an4.197:13.8 Ketujuh.
