‹
AN 4.193

Bhaddiyasutta

Khotbah dengan Bhaddiya

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.193

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kita memutuskan apa yang benar dan bermanfaat dalam hidup. Melalui dialog yang hangat antara Buddha dan Bhaddiya, kita diajak untuk tidak mudah percaya pada tuduhan atau otoritas, melainkan menyelidiki sendiri kualitas-kualitas batin yang membawa pada kebahagiaan sejati.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Bhaddiya, seorang Licchavi, mendatangi Buddha di Vesālī untuk mengklarifikasi tuduhan bahwa Buddha menggunakan tipu daya untuk mempertobatkan pengikut agama lain. Buddha menjawab dengan mengajarkan prinsip penyelidikan mandiri: jangan menerima ajaran hanya karena otoritas, tradisi, atau logika, melainkan karena mengetahui sendiri mana yang bermanfaat dan mana yang tidak. Melalui tanya jawab, Bhaddiya menyadari bahwa kualitas tidak bermanfaat (keserakahan, kebencian, delusi, agresi) membawa bahaya, sedangkan kualitas bermanfaat (ketidakserakahan, cinta kasih, pemahaman, kebajikan) membawa kesejahteraan. Di akhir sutta, Bhaddiya menyatakan berlindung kepada Buddha, dan Buddha menegaskan bahwa 'tipu daya' yang dimaksud adalah ajaran untuk meninggalkan yang tidak bermanfaat dan mengembangkan yang bermanfaat.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.193:6.1

“Taṁ kiṁ maññatha, bhaddiya, ime dhammā kusalā vā akusalā vā”ti?

“Bagaimana menurutmu, Bhaddiya, apakah hal-hal ini terampil atau tidak terampil?”

“What do you think, Bhaddiya, are these things skillful or unskillful?”

an4.193:6.2

“Akusalā, bhante”.

“Tidak terampil, Bhante.”

“Unskillful, sir.”

an4.193:6.3

“Sāvajjā vā anavajjā vā”ti?

“Apakah tercela atau tidak tercela?”

“Blameworthy or blameless?”

an4.193:6.4

“Sāvajjā, bhante”.

“Tercela, Bhante.”

“Blameworthy, sir.”

an4.193:6.5

“Viññugarahitā vā viññuppasatthā vā”ti?

“Apakah dicela atau dipuji oleh para bijaksana?”

“Criticized or praised by sensible people?”

an4.193:6.6

“Viññugarahitā, bhante”.

“Dicela oleh para bijaksana, Bhante.”

“Criticized by sensible people, sir.”

an4.193:6.7

“Samattā samādinnā ahitāya dukkhāya saṁvattanti, no vā?

“Ketika dijalankan dan dilaksanakan, apakah hal-hal itu mengarah pada akibat buruk dan penderitaan, atau tidak?

“When you undertake them, do they lead to harm and suffering, or not?

an4.193:6.8

Kathaṁ vā ettha hotī”ti?

Bagaimana menurut pandanganmu tentang hal ini?”

Or how do you see this?”

an4.193:6.9

“Samattā, bhante, samādinnā ahitāya dukkhāya saṁvattanti.

“Ketika dijalankan dan dilaksanakan, hal-hal itu mengarah pada akibat buruk dan penderitaan.

“When you undertake them, they lead to harm and suffering.

an4.193:6.10

Evaṁ no ettha hotī”ti.

Demikianlah pandangan kami tentang hal ini.”

That’s how we see it.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.