‹
AN 4.163

Asubhasutta

Sutta Kejijikan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.163

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini menawarkan kerangka untuk memahami berbagai temperamen dan kemampuan dalam praktik. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha memetakan empat jalur yang mungkin dilalui oleh seorang praktisi, dari yang terasa berat hingga yang ringan, dan dari yang lambat hingga yang cepat menuju tujuan akhir.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha membabarkan empat kombinasi cara berlatih berdasarkan dua faktor: apakah latihan itu terasa menyakitkan atau menyenangkan, dan apakah pemahaman (penembusan) yang dihasilkan cepat atau lambat. Beliau menjelaskan karakteristik masing-masing dari empat cara ini, termasuk objek meditasi yang digunakan dan kekuatan serta kemampuan batin yang terlibat, serta hasil akhirnya dalam mencapai penghancuran kekotoran batin.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an4.163:4.1 And what’s the pleasant practice with slow insight?

an4.163:4.2 It’s when a mendicant, quite secluded from sensual pleasures, secluded from unskillful qualities, enters and remains in the first absorption, which has the rapture and bliss born of seclusion, while placing the mind and keeping it connected.

an4.163:4.3 As the placing of the mind and keeping it connected are stilled, they enter and remain in the second absorption, which has the rapture and bliss born of immersion, with internal clarity and mind at one, without placing the mind and keeping it connected.

an4.163:4.4 And with the fading away of rapture, they enter and remain in the third absorption, where they meditate with equanimity, mindful and aware, experiencing for themselves the bliss of which the noble ones declare, ‘Equanimous and mindful, one meditates in bliss.’

an4.163:4.5 With the giving up of pleasure and pain and the disappearance of former happiness and sadness, they enter and remain in the fourth absorption, without pleasure or pain, with pure equanimity and mindfulness.

an4.163:4.6 They rely on these five powers of a trainee:

an4.163:4.7 faith, conscience, prudence, energy, and wisdom.

an4.163:4.8 But these five faculties manifest in them weakly:

an4.163:4.9 faith, energy, mindfulness, immersion, and wisdom.

an4.163:4.10 Because of this, they only slowly attain the conditions for ending the defilements in the present life.

an4.163:4.11 This is called the pleasant practice with slow insight.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.