an4.162:1.1 “Catasso imā, bhikkhave, paṭipadā.
an4.162:1.2 Katamā catasso?
an4.162:1.3 Dukkhā paṭipadā dandhābhiññā,
an4.162:1.4 dukkhā paṭipadā khippābhiññā,
an4.162:1.5 sukhā paṭipadā dandhābhiññā,
an4.162:1.6 sukhā paṭipadā khippābhiññā.
Sutta Rincian
Sutta ini menawarkan sebuah peta untuk memahami beragam pengalaman dalam latihan. Saat membacanya, perhatikan bagaimana Sang Buddha merangkai temperamen pribadi dan kualitas batin untuk menjelaskan perbedaan kecepatan dan kenyamanan dalam berlatih.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menguraikan empat jenis cara berlatih berdasarkan dua faktor: apakah latihan itu terasa menyakitkan atau menyenangkan, dan apakah pemahaman (abhiññā) yang dicapai itu cepat atau lambat. Keempat kombinasi ini ditentukan oleh kecenderungan alami seseorang terhadap nafsu, kebencian, dan delusi, serta kekuatan lima indria spiritualnya. Sutta ini memberikan kerangka untuk memahami keragaman temperamen dan kecepatan kemajuan spiritual para praktisi.
an4.162:1.1 “Catasso imā, bhikkhave, paṭipadā.
an4.162:1.2 Katamā catasso?
an4.162:1.3 Dukkhā paṭipadā dandhābhiññā,
an4.162:1.4 dukkhā paṭipadā khippābhiññā,
an4.162:1.5 sukhā paṭipadā dandhābhiññā,
an4.162:1.6 sukhā paṭipadā khippābhiññā.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.