an4.160:9.1 Puna caparaṁ, bhikkhave, bhikkhū suvacā honti sovacassakaraṇehi dhammehi samannāgatā khamā padakkhiṇaggāhino anusāsaniṁ.
an4.160:9.2 Ayaṁ, bhikkhave, dutiyo dhammo saddhammassa ṭhitiyā asammosāya anantaradhānāya saṁvattati.
Sutta tentang Latihan Seorang Yang Telah Sempurna
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana sebuah ajaran dapat bertahan atau punah. Perhatikan baik-baik empat pasang kualitas yang disebutkan, karena semuanya berkaitan dengan cara kita belajar, menerima masukan, berbagi pengetahuan, dan menjadi teladan.
Sutta ini membahas tentang pentingnya keberadaan seorang Yang Telah Sempurna (Sugata) dan latihannya (Sugatavinaya) bagi kesejahteraan dunia. Buddha kemudian menguraikan empat hal yang menyebabkan kemunduran dan lenyapnya Dhamma sejati, serta empat hal yang menyebabkan kelangsungan dan ketahanannya.
an4.160:9.1 Puna caparaṁ, bhikkhave, bhikkhū suvacā honti sovacassakaraṇehi dhammehi samannāgatā khamā padakkhiṇaggāhino anusāsaniṁ.
an4.160:9.2 Ayaṁ, bhikkhave, dutiyo dhammo saddhammassa ṭhitiyā asammosāya anantaradhānāya saṁvattati.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.